Langkah Baru bagi Para Pelajar untuk Kemajuan Dimasa Depan
Keinginan untuk bersekolah merupakan
suatu hal yang sudah ada di dalam hati para pelajar. Sesuai dengan keinginan
hati dan fokus dalam belajar merupakan hal yang dianggap penting bagi proses
pembelajaran. Akan tetapi, apakah pelajar tau apa yang akan mereka hadapi untuk merubah
dunia ini. Senyum semangat akan mereka gantung jika mereka tidak tau untuk apa
dan karena apa mereka bersekolah.
Sering kali para pelajar berfikiran
bahwa hanya pelajaran eksak yang akan membawa mereka sukses menggapai dunia.
Bagi para pelajar yang tau akan pembelajaran yang menyenangkan, pastilah mereka
tau bagaimana cara dan bentuk pembelajaran yang baik. Tetapi hal ini sama
sekali tidak disadari bagi pelajar yang hanya menganggap pelajaran ilmu pasti
yang dapat merubah mereka mencapai yang mereka inginkan.
Salah sekali jika pelajar berfikir dengan seperti
itu,. Belajarlah dimana dan bagaimanapun yang kamu anggap itu menyenangkan
bagi kamu. Ungkapan ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar,
sehingga tidak selalu didalam awang-awang kegelapan yang dapat membuat
pemikiran pelajar jadi terpecah kan. Padahal proses pembelajaran merupakan
proses mencetak pemikiran-pemikiran pelajar menjadi kreatif dan tidak hanya
terpaku pada apa yang telah diberikan guru kepada kita. Benar sekali jika para
pelajar mengembang kan ilmu-ilmu yang telah mereka dapat kan tersebut, akan
tetapi jika kita selaku pelajar yang kurang efektif, tentu lah kita akan
terpaku pada teks yang telah diberikan guru dan kurang bisa mengembangkan nya
dan mengaplikasikan nya di kehidupan sehari-hari.
Ilmu yang didapat dari seorang guru
akan mudah dicerna oleh para pelajar
dengan cara mereka sendiri. Ada diantara mereka yang belajar sambil mendengar
kan musik, ada yang belajar harus dalam keadaan hening dan serius, ada yang
belajar dengan mengigit pulpen agar kelihatan lebih serius, bahkan ada diantara mereka
belajar sambil bermain game. Hal ini tidak asing lagi dikalangan para pencinta
ilmu dengan cara mereka masing-masing. Seharusnya, seorang pelajar dapat
memahami ilmu yang diberikan langsung di tempat terjadinya serah terima ilmu
tersebut, dan mengembangkanya dengan ilmu-ilmu yang didapat kan diluar tempat pembelajaran.
Sehingga, ilmu tersebut dapat dikembangkan dan diaplikasikan didalam kehidupan
sehari-hari.
Belajar sepuluh menit setiap hari secara
terus menerus diluar ruangan kelas secara serius lebih baik dan lebih efisien
dibandingkan belajar diruangan kelas
selama dua jam lamanya tanpa serius. Jika hal ini diketahui dan
diterapkan didalam pembelajaran seorang pelajar, tentulah percikan-percikan
kesuksesan sudah terasakan. Dalam arti kata, bukannya pelajar hanya belajar
sepuluh menit sehari dan tidak serius dalam menerima pembelajaran, akan tetapi
seharusnya pelajar meningkatkan keseriusan didalam proses pembelajaran didalam ruangan kelas dan jika memang sanggup
dan serius, pelajar dapat meningkat kan lagi dengan belajar dirumah atau di
tempat-tempat lain setelah pulang dari sekolah mereka masing-masing hanya dalam
sepuluh menit, tetapi dalam keadaan serius.
Belajar memang sedikit melelahkan
dan sedikit membosankan jika terlalu difikirkan. Akan tetapi inilah modal yang
akan dibawa untuk menuju masa depan yang cerah dengan membanggakan kedua orang
tua. Banyak sekali pengalaman-pengalaman dari orang-orang yang sudah berhasil
menggapai bintang nya diatas langit ilmu sana. Seharusnya para pelajar dapat
mengikuti cara-cara mereka menggapai ilmu. Dan menerapkan nya didalam kehidupan.
Didalam
kehidupan mencari ilmu ini, pastinya para pelajar memiliki patokan-patokan sebagai standar
untuk menggapai kesuksesan. Saya harus melebihi apa yang telah mereka
dapatkan dan tersenyum bangga melihat hasil kerja keras saya. Ungkapaan
ini jarang sekali digunakan para pelajar dalam menerima ilmu pengetahuan.
Bahkan mereka hanya merasa puas dari apa yang mereka dapatkan, bukan malah
mencari ilmu sebanyak-banyak nya. Padahal tidak ada larangan untuk seberapa
banyak kita boleh mencari ilmu pengetahuan, karena semakin banyak ilmu yang
kita dapatkan maka semakin kita tau bahwa kita ini sebenar nya makhluk yang
tidak ada apa-apa nya. Dengan niat yang sudah cukup kuat untuk ditancapkan
didalam hati ini, InsyaAllah kita dapat meraih nya.
Banyak system belajar yang efektif
yang dapat dilakukan para pelajar pada umum nya, sehingga lebih memudahkan
untuk menerima pelajaran yang diberikan. Contoh nya saja dengan sistem JITSU (diskusi kelompok dengan mengatur
Team Ahli dalam tiap sub bahasan yang ingin di diskusikan) sehingga, dengan
system ini para pelajar tau mana yang akan mereka sampaikan dan di diskusikan
dalam kelompok mereka masing-masing. Dengan cara ini, keberanian dan mental
para pelajar dapat lebih teruji untuk menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan
yang diberikan oleh kelompok lain. Selain itu, sistem belajar TUTOR SEBAYA Juga efektif dilakukan
oleh para pelajar. Dengan belajar sesama teman sebaya yang lebih unggul
diantara kalangan teman sebayanya, sehingga berfungsi sebagai pengganti guru
apabila guru dalam keadaan sibuk. Selain pelajar dapat lebih mudah bertanya pada
teman sebaya nya, para pelajar yang lain juga dapat lebih mengerti karena ilmu
yang diberikan langsung dengan bahasa sehari-hari, juga dalam bahasa yang lebih
mudah dimengerti oleh pelajar lainnya.
Katakan bisa jika saya harus bisa. Sebenar
nya kata-kata tersebut sudah tertanam didalam hati para pelajar semua, karena
jika kita ingin dikenal maka kita harus mengenali dulu, jika kita ingin dicinta
maka cintai dulu, begitu juga dengan ini, jika kita ingin bisa maka kita harus
katakan kita bisa. Segala sesuatu itu datang nya dari diri pribadi pelajar
sendiri, karena tidak ada yang tau apa yang terjadi besok dan seterusnya.
Kebanyakan para pelajar sekarang sudah saling acuh tak acuh terhadap pelajar
lainnya, padahal dalam hal ini pelajar justru dapat bekerja sama dalam mencapai kesuksesan.
Kerjasama dan saling melengkapi sangat dibutuhkan bagi para pelajar, karena
sangat mustahil pelajar dapat sukses dengan sendirinya tanpa bantuan para
pelajar lain ataupun keluarga. Oleh karena itu, tidak sepantas nya seorang
pelajar menyombongkan diri nya.
Melihat kebiasaan para pelajar saat
ini yang sangat memprihatinkan, membuat orang tua dan para dewan Guru sangat
gelisah. Tidak saja bagi pelajar yang belajar dikalangan biasa, pelajar
dikalangan Asrama pun kini telah banyak berbuat yang tidak sesuai dengan
seorang pelajar. Hal ini bisa terjadi akibat berbagai faktor, baik itu faktor dari
dalam kalangan maupun luar kalangan tersebut. Sehingga, berdampak pada saat
akhir perjuangan pelajar untuk menantang soal-soal akhir sekolah yang disambung
dengan menantang soal-soal SNMPTN, untuk melanjutkan ke Universitas Tinggi
Negeri. Hal inilah yang sebenar nya yang harus di asah sejak dini, sehingga
para pelajar kelak tidak merasa susah dalam menantang soal-soal yang sebenar
nya memang telah disusun sedemikian rupa agar para pelajar dapat terlatih, dan
dapat cekatan didalam menjawab nya. Sehingga rasa kekhawatiran Guru dan orang
tua terhadap masing-masing pelajar merasa sedikit mengurang dan lega. Pelajar
yang baik pastinya akan menghormati setiap sesuatu yang telah seseorang
korbankan demi dirinya. Sehingga rasa kasih sayang tumbuh disana.
Kegiatan exstrakulikuler luar kelas
juga menjadi suatu pembelajaran yang sangat diminati para pelajar, begitu juga
dengan program PD (Pengembangan Diri). Diprogram pengembangan diri ini, pelajar
dapat mengembangkan bakat yang mereka miliki. Sehingga tidak terpaku pada
pelajaran eksak yang mereka kuasai. Melalui kegiatan ini dewan guru lebih mudah
melihat bakat para pelajar dan tidak berpikir lama untuk menentukan siapa yang
akan dipilih jika suatu saat diadakan pertandingan-pertandingan antar Sekolah
maupun pertandingan ditingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan tingkat Nasional.
Program ini meliputi berbagai pelajaran
pendukung, seperti Seni, Olahraga, dan Kepramukaan, sehingga siswa dapat
memilih dimana pelajaran atau bidang yang cocok untuk mereka ikuti.
Peluang itu ada ditangan saya dan
saya akan melakukan nya. Kata-kata ini dapat menjadi suatu
motivasi bagi para pelajar untuk tidak takut menghadapai pertempuran atau
pertandingan-pertandingan yang sudah direncanakan dan disusun sistematis
tersebut, sehingga para pelajar dapat menunjukkan jati dirinya dihadapan semua
pelajar lain nya. Baik ditingkat Sekolah, Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasinal
dan Internasional. Karena dengan perjuangan yang serius dan memiliki niat yang
bagus untuk dapat memasuki perlombaan tersebut pasti pelajar itu akan bisa
meraih nya.
PERJUANGAN untuk HIDUP BENAR itu
pasti SAKIT, karena di dalamnya ada banyak KEGAGALAN. Rasa sakit itu bisa
terasa sampai satu hari, satu bulan, atau bahkan berpuluh tahun. Namun jika
kita menyerah untuk HIDUP BENAR, rasa SAKIT itu akan terasa selamanya.
ttd. Akmalul Hilmi SN.
Surat Ku untuk Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI
Diposting oleh
Akmalul Hilmi SN
1 komentar
Tapaktuan, 26 Desember 2011
Yth.
Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI
di,-
tempat
Salam sejahtera untuk Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Pertama saya
sangat merasa senang karena bisa mengirimkan sepucuk surat untuk Bapak Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan RI. Sebelum saya menyampaikan isi surat ini, ada baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saya merupakan salah satu pelajar Aceh yang menuntut ilmu pengetahuan di Sekolah
Menengah
Atas
Negeri Unggul Aceh Selatan dengan nama Akmalul Hilmi SN biasa dipanggil Akmal.
Satu hal yang
ingin saya sampaikan kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang
aspirasi saya sebagai pelajar Aceh yang menuntut
ilmu pengetahuan di Sekolah Menengah
Atas
Negeri Unggul Aceh Selatan mengenai Forum Pelajar Indonesia ini.
Pendidikan di Aceh, rata-rata masih dalam tahap perkembangan. Meskipun
pendidikan di daerah Aceh dalam program
Sekolah Gratis, tetapi masih banyak hal yang tidak dapat dirasakan oleh banyak
kaum pelajar yang kekurangan ekonomi padahal mereka sanggup dan mampu dalam
belajar. Aspirasi saya seolah tertutup
dan hanya menjadi angan-angan belaka. Seperti perkumpulan Forum Pelajar
Indonesia ini. Sebenar nya saya ingin sekali mengeluarkan pendapat dan aspirasi
saya kepada para pejabat Negara.
Dalam kenyataan
nya,
program perkumpulan Forum Pelajar Indonesia ini merupakan Forum tanya jawab
bebas yang dihadiri oleh sekelompok pelajar dibelahan bumi Indonesia ini yang
terpilih. Mereka yang terpilih setelah selesai mengikuti seleksi akan dibawa ke
daerah pusat Ibukota Negara dengan membayar Administrasi terlebih dahulu.
Sebenar nya disini lah yang ingin saya tanyakan kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang
pembayaran Administrasi ini.
Apakah dalam hal
perkumpulan Forum Pelajar Indonesia ini memang diwajibkan untuk membayar
Administrasi dahulu, apakah tulisan yang saya dan teman-teman kirim kan kepada
Pejabat Negara tidak cukup mewakili saya dan teman-teman untuk dapat bertemu
dengan Bapak para Pejabat Negara dan para pelajar di seluruh Indonesia. saya
dan teman-teman juga ingin melihat langsung bagaimana daerah Ibukota Negara.
Sehingga dengan adanya perkumpulan Forum Pelajar ini, saya dan teman-teman
dapat menyampaikan aspirasi kami kepada Bapak para Pejabat, walaupun saya dan
teman-teman kurang mampu dalam hal Administrasinya.
Sebenar nya yang
ingin saya sampaikan disurat ini hanya lah meminta Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk dapat
memberikan keringanan kepada para pelajar terpilih untuk menjadi anggota Forum
Pelajar Indonesia. Sehingga tidak hanya para pelajar yang mampu saja yang dapat
mengikuti Forum Pelajar ini, saya dan teman-teman juga ingin bertemu dengan
para Pejabat Negara dan seluruh para pelajar Indonesia.
Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang saya
hormati
Demikianlah yang
dapat saya sampaikan, sekali lagi saya mohon kepada Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dapat
mendengarkan aspirasi saya sebagai pelajar yang sangat ingin untuk berkunjung
ke Istana Negara. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan, Terimakasih
Hormat kami
Akmalul Hilmi SN
Surat Ku untuk Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia
Diposting oleh
Akmalul Hilmi SN
0
komentar
Tapaktuan, 26 Desember 2011
Yth.
Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia
di,-
tempat
Salam sejahtera untuk Bapak Wakil Presiden.
Pertama saya merasa
sangat senang karena bisa mengirimkan sepucuk surat untuk Bapak Wakil Presiden. Sebelum saya menyampaikan isi
surat saya ini, lebih baik saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saya merupakan salah satu pelajar Aceh, yang menuntut ilmu pengetahuan di Sekolah
Menengah
Atas
Negeri Unggul Aceh Selatan dengan nama Akmalul Hilmi SN atau biasa dipanggil Akmal.
Banyak hal yang sebenar
nya ingin saya sampaikan, namun dalam surat ini saya hanya ingin menyampaikan
satu aspirasi saya terkait masalah penambangan emas di daerah Aceh Selatan.
Bapak Wakil Presiden yang saya
hormati.
Aceh merupakan daerah istimewa yang memiliki potensi alam yang sangat kaya,
mulai dari tanah yang subur, laut yang luas dan isi bumi yang melimpah. Contoh nya
saja di daerah Aceh Selatan. Di sana, terdapat banyak penambangan emas yang
hingga kini ditaksir mencapai 5 tambang emas yang ditemukan. Sebenarnya tambang
emas ini merupakan salah satu tempat alternative untuk mencari nafkah bagi
masyarakat sekitar tambang emas tersebut. Akan tetapi, para pekerja di tambang
emas tersebut malah di ambil alih oleh orang-orang yang bukan berasal dari
daerah Aceh Selatan, sehingga banyak masyarakat mengeluh dengan hal ini.
Padahal apabila dilihat dari potensi masyarakat Aceh Selatan masih di bawah
rata-rata tentang hal penambangan ini. Tetapi perlu di
ketahui pula, tidak sedikit para pelajar Aceh Selatan yang sukses dalam menimba
ilmu dalam hal pertambangan emas ini. Hal ini sangat menyedih kan, karena
pelajar Aceh Selatan yang sukses tersebut tidak di pekerjakan dalam hal
pertambangan tersebut. Alhasil, masyarakat yang awam akan hal pertambangan mendesak untuk di beri kan pekerjaan di
pertambangan tersebut. Sekarang lihat apa yang mereka hasilkan untuk daerah
mereka. Pertambangan emas tersebut tidak terawat dengan semestinya.
Aceh Selatan
kini menjadi terancam akan limbah yang dihasilkan oleh pertambangan emas
tersebut. Limbah hasil pertambangan tidak di buang dengan semestinya.
Pencemaran air dan tanah pun tak terhindarkan lagi. Diperkira kan sekitar
sepuluh tahun mendatang, Aceh Selatan akan tumbuh menjadi generasi idiot yang
lemah akan hal apapun. Hal ini akibat limbah merkuri yang dihasilkan tidak
terbuang secara baik.
Jadi,
saya sebagai salah satu dari pelajar Aceh Selatan berharap
kepada Bapak Wakil Presiden, sudilah kiranya bapak untuk memperhatikan daerah kami, yaitu memperkerjakan pelajar Aceh Selatan yang sukses
dibidang pertambangan dan lebih mengutamakan masyarakat Aceh Selatan yang
berpengalaman di dalam pertambangan tersebut untuk dijadikan pekerja. Bukan
masyarakat di luar Aceh Selatan yang pergi membawa hasil sumber daya alam Aceh
Selatan tersebut. Kami tidak mau dijajah lagi pak. Pelajar di daerah kami siap
untuk memperjuangkan tambang emas ini.
Hanya ini yang dapat saya
sampaikan, semoga Bapak bisa membantu masalah di daerah kami. Mohon maaf atas segala kesalahan, dan kekurangan.
Terimakasih
Hormat
kami
Akmalul Hilmi SN
Surat Ku untuk Bapak Presiden Republik Indonesia
Diposting oleh
Akmalul Hilmi SN
0
komentar
Tapaktuan, 26 Desember 2011
Yth.
Bapak
Presiden Republik Indonesia
di,-
Istana Kepresidenan
Salam sejahtera untuk Bapak Presiden
Pertama saya
merasa sangat senang sekali karena bisa mengirimkan sepucuk surat untuk Bapak Presiden.
Sebelum saya menyampaikan isi surat saya ini, lebih baik saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saya merupakan salah satu pelajar Aceh, yang menuntut ilmu pengetahuan di Sekolah
Menengah
Atas
Negeri Unggul Aceh Selatan dengan nama Akmalul Hilmi SN atau biasa dipanggil Akmal.
Ada suatu hal
yang ingin saya sampaikan kepada Bapak Presiden, terkait masalah Lingkungan
Alam di Indonesia, terutama di Aceh.
Bapak presiden
yang saya hormati
Terdengar kabar
baru-baru ini disalah satu majalah, bahwa Status tiga Taman Nasional di
Indonesia akan dicabut dari warisan alam dunia, yaitu salah satu nya Gunung
Lauser yang ada di Aceh. Seperti yang
sudah kita ketahui bersama juga, dengan terpilih nya Tiga Taman Nasional
tersebut, Indonesia di berikan penghapusan hutang luar negeri dari federasi
Jerman.
Salah satu
yang membuat saya ingin mengirimkan
pesan sederhana ini kepada Bapak Presiden adalah, karena saya merasa peduli
dengan lingkungan alam sekitar. Sebenar nya, walaupun hanya sekedar isu ataupun
bisa menjadi kenyataan, hal ini sangat memperihatinkan Bangsa Indonesia, karena
kenyataan nya dulu Bangsa ini memiliki lingkungan warisan alam dunia yang di
akui oleh PBB melalui lembaga UNESCO.
Tapi sayangnya pada saat ini lingkungan alam yang dulunya di percaya
sebagai warisan alam dunia, malah mendapat isu yang tidak enak untuk di dengar.
Status sebagai warisan alam dunia pun kini tergantung. Siapa yg mesti di salah
kan disini. Saya merasa pemerintah kurang Profesional dalam hal menjaga Taman
Nasional ini. Pemerintah hanya memprogram kan suatu kinerja saja, tetapi tidak
maksimal dalam merealisasikan nya di dalam pengawasan dan penjagaan secara
ketat di lingkungan Taman Nasional tersebut.
Jadi, pencabutan
status ke tiga Taman Nasional ini bisa jadi dikarenakan daerah yang dulunya
masih asri sebagai habitat yang dilindungi, kini malah menjadi tempat untuk
mencari keuntungan dan kesenangan semu semata. Ke tiga tempat itu kini menjadi
tempat pemburuan liar dan tempat penebangan hutan secara bebas. Terutama sekali
di Aceh ini, tepat nya di bukit barisan Gunung Laueser. Kini
tempat tersebut bukan menjadi tempat warisan dunia lagi, malah kini menjadi
tempat mencari nafkah bagi para penebang pohon ilegal dan pemburu binatang langka.
Hal itu bisa terjadi, karena kurang nya respon dari pemerintah dalam hal
menjaga hutan Lindung tersebut.
Seharus nya
pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar dalam hal ini, saya sebagai pelajar
di daerah Aceh tepat nya Aceh Selatan, merasa sangat prihatin akan
hal ini pak, sebelum isu pencabutan status Taman Nasional Gunung Lauser
tersebut terjadi, saya mohon kepada Bapak Presiden dan Pemerintah agar segera
melakukan renovasi dan kajian langsung ke lapangan tempat Taman Nasional Gunung
Lauser itu, sehingga dapat dengan tegas dan profesional melakukan
tahapan-tahapan pemulihan kembali terhadap Taman Nasional Gunung Lauser
tersebut.
Bapak Presiden yang saya hormati.
Hanya ini yang dapat
saya sampaikan, semoga Bapak bisa membantu masalah ini,
mohon maaf atas segala kesalahan, dan kekurangan. Senang sekali
dapat menyampaikan aspirasi kepada Bapak. Terimakasih
Hormat kami
Akmalul Hilmi SN
Langganan:
Postingan (Atom)




