Tapaktuan, 26 Desember 2011
Yth.
Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia
di,-
tempat
Salam sejahtera untuk Bapak Wakil Presiden.
Pertama saya merasa
sangat senang karena bisa mengirimkan sepucuk surat untuk Bapak Wakil Presiden. Sebelum saya menyampaikan isi
surat saya ini, lebih baik saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saya merupakan salah satu pelajar Aceh, yang menuntut ilmu pengetahuan di Sekolah
Menengah
Atas
Negeri Unggul Aceh Selatan dengan nama Akmalul Hilmi SN atau biasa dipanggil Akmal.
Banyak hal yang sebenar
nya ingin saya sampaikan, namun dalam surat ini saya hanya ingin menyampaikan
satu aspirasi saya terkait masalah penambangan emas di daerah Aceh Selatan.
Bapak Wakil Presiden yang saya
hormati.
Aceh merupakan daerah istimewa yang memiliki potensi alam yang sangat kaya,
mulai dari tanah yang subur, laut yang luas dan isi bumi yang melimpah. Contoh nya
saja di daerah Aceh Selatan. Di sana, terdapat banyak penambangan emas yang
hingga kini ditaksir mencapai 5 tambang emas yang ditemukan. Sebenarnya tambang
emas ini merupakan salah satu tempat alternative untuk mencari nafkah bagi
masyarakat sekitar tambang emas tersebut. Akan tetapi, para pekerja di tambang
emas tersebut malah di ambil alih oleh orang-orang yang bukan berasal dari
daerah Aceh Selatan, sehingga banyak masyarakat mengeluh dengan hal ini.
Padahal apabila dilihat dari potensi masyarakat Aceh Selatan masih di bawah
rata-rata tentang hal penambangan ini. Tetapi perlu di
ketahui pula, tidak sedikit para pelajar Aceh Selatan yang sukses dalam menimba
ilmu dalam hal pertambangan emas ini. Hal ini sangat menyedih kan, karena
pelajar Aceh Selatan yang sukses tersebut tidak di pekerjakan dalam hal
pertambangan tersebut. Alhasil, masyarakat yang awam akan hal pertambangan mendesak untuk di beri kan pekerjaan di
pertambangan tersebut. Sekarang lihat apa yang mereka hasilkan untuk daerah
mereka. Pertambangan emas tersebut tidak terawat dengan semestinya.
Aceh Selatan
kini menjadi terancam akan limbah yang dihasilkan oleh pertambangan emas
tersebut. Limbah hasil pertambangan tidak di buang dengan semestinya.
Pencemaran air dan tanah pun tak terhindarkan lagi. Diperkira kan sekitar
sepuluh tahun mendatang, Aceh Selatan akan tumbuh menjadi generasi idiot yang
lemah akan hal apapun. Hal ini akibat limbah merkuri yang dihasilkan tidak
terbuang secara baik.
Jadi,
saya sebagai salah satu dari pelajar Aceh Selatan berharap
kepada Bapak Wakil Presiden, sudilah kiranya bapak untuk memperhatikan daerah kami, yaitu memperkerjakan pelajar Aceh Selatan yang sukses
dibidang pertambangan dan lebih mengutamakan masyarakat Aceh Selatan yang
berpengalaman di dalam pertambangan tersebut untuk dijadikan pekerja. Bukan
masyarakat di luar Aceh Selatan yang pergi membawa hasil sumber daya alam Aceh
Selatan tersebut. Kami tidak mau dijajah lagi pak. Pelajar di daerah kami siap
untuk memperjuangkan tambang emas ini.
Hanya ini yang dapat saya
sampaikan, semoga Bapak bisa membantu masalah di daerah kami. Mohon maaf atas segala kesalahan, dan kekurangan.
Terimakasih
Hormat
kami
Akmalul Hilmi SN
0 komentar:
Posting Komentar